ABURIZAL BAKRIE : Pebisnis dengan Manuver Jitu

Diposkan oleh Edwin Patrisce Papilaya on Kamis, 10 Maret 2011

Melanjutkan artikel yang lalu tentang BELAJAR (menjadi) KAYA DARI PARA PENGUSAHA KAYA, dan inilah sepak terjang para pengusaha yang berhasil saya himpun dari berbagai sumber. yang pertama adalah Aburizal bakrie, dari semula 'hanya' memiliki kekayaan bersih sebesar 1,2 miliar dolar AS di tahun 2006, hanya berselang satu tahun, kekayaan bersih keluarga ical melompat menjadi 5,4 miliar dolar AS. dan majalah Forbes Asia menobatkan ical sebagai keluarga terkaya di Indonesia hingga akhir tahun 2007.

Ical, demikian sapaan akrabnya, seperti dikutip Associated press, Forbes Asia menyebutkan lonjakan kekayaan bersih keluarga ical banyak ditopang oleh melonjaknya keuntungan bisnis ical di tambang batubara (melalui penjualan perusahaannya PT. Bumi Resources Tbk), bisnis sawit ( melalui  perusahaannya PT. Bakrie Sumatra Plantations Tbk) serta dari bisnis paper. 

Manuver Bisnis ala Bakrie
hmmm.... apa yia rahasia dibalik kebangkitan usaha milik keluarga Bakrie itu?
beberapa tahun lalu, tak banyak pemodal yang berminat mengoleksi saham emiten Group Bakrie. jangankan hendak membeli, melirikpun mungkin tak mau. padahal, harga sahamnya begitu murah, sampai-sampai lebih murah daripada permen. 
tapi coba lihat sekarang, saham-saham emiten kelompok bakrie sudah diburu. harganyapun terus terkerek naik. diminatinya saham Group Bakrie saat ini tidak bisa dilepaskan dari membaiknya kinerja foundamental perusahaan. ibaratnya, rapor yang sebelumnya dipenuhi angka merah kini sudah biru kembali.

Inilah manuvernya
mencorongnya kinerja perusahaan Group Bakrie memang tidak datang dengan tiba-tiba. artinya, ada proses yang cukup panjang yang harus dilalui. apalagi, mengingat perusahaan sempat mengalami krisis yang cukup parah ketika dunia bisnis Indonesia porak poranda diterpa krisis moneter. nilai tukar rupiah yang terjerembab dari Rp. 2500 per dolar ke Rp 10.000 per dolar, membuat utang Bakrie membengkak hingga empat kali lipat. dengan utang yang mencapai US$ 1,08 miliar, maka utang itu menggelembung menjadi US$ 10,8 miliar.  
tak ayal group bakrie pun kelimpungan. untunglah ical saat itu masih menangani langsung bisnis bakrie, bertindak cepat. berbagai upaya penyelesaian pun dilakukan. sampai-sampai ical rela kepemilikan sahamnya menciut hingga 2,5%.
 
setelah restrukturisasi utang disepakati, bukan bearti perusahaan bisa langsung berlari. ibarat orang yang habis operasi, perusahaan inipun harus berjalan tertatih-tatih. tapi, kerja keras itu tidak sia-sia seperti yang terlhat sekarang ini yang sudah berkembang ke berbagai lini usaha.

Perjalanan Group Bakrie
Bakrie Group telah melahirkan tiga generasi pengusaha, mulai dari Haji Achmad Bakrie. Trio Aburizal, Nirwan dan Indra bakrie, hingga Anindya novyan bakrie. sejumlah riak dan gelombang telah dilaluikelompok usaha yang dibangun sejak 65 tahun lalu.
berkibarnya kelompok usaha bakrie yang asetnya kini melibihi Rp 15 triliun, tak lepas dari sosok haji Achmad Bakrie sang pendiri. jiwa enterpreneur pria kelahiran 1916 itu sudah muncul sejak remaja. pada usia 20 tahun,  
Achmad bakrie menjadi pedagang perantara untuk karet, lada dan kopi didaerah kelahirannya, kalianda, lampung.
padahal, ia bukan lahir dari keluarga pedagang. Ayahnya, H Oesman Batin hanyalah keluarga petani kecil. Achmad bakrie hanya mengeyam pendidikan setingkah sekolah dasar. ia kemudian bekerja pada NV Van Gorkom, sebuah perusahaan dagang Belanda. sebagai penjaja keliling, ia menjelajahi hampir seluruh pelosok Sumatra Selatan.
disela-sela kesibukannya sebagai pegawai di NV Van Gorkom, ia rela menyisihkan waktu luang untuk bersekolah dagang di Hendleinstitut Schoevers (1937-1939). setelah merasa cukup dengan penglaman sebagai pegawai, pada 1941, Achmad bakrie meninggalkan van gorkom. ia kembali menekuni perdagangan karet, lada dan kopi. labanya ia tabung sedikit demi sedikit. setahun kemudian, tepatnya pada 10 februari 1992, ia mendirikan bakrie & brother dan pada 1952, mulai beranjak dari perusahaan antar daerah menajdi antar negara.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

posting Posts Plugin for WordPress, Blogger...